Kinerja Wasit Menurun, Semen Padang Berharap Liga Indonesia Segera Berkembang

Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli berharap agar sepak bola Indonesia segera berubah dengan signifikan. Hal ini diutarakannya pasca Semen Padang menelan kekalahan 0-1 atas Cilegon United dalam pertandingan lanjutan di Liga 2 yang berlangsung di Stadion Krakatau Steel pada Minggu (29/7/2018).

Gol tunggal yang menjadi kemenangan Cilegon United berhasil diciptakan Aziz. Syafrianto menjelaskan jika wasit telah membuat beberapa keputusan yang sangat kontroversial.

“Saya pikir pertandingan telah berjalan dengan baik, namun sangat disayangkan akan suatu hal dan Saya hanya bisa berharap dan berdoa agar kehidupan sepak bola di Indonesia bisa berkembang dan berubah,” ucap Syafrianto yang berhasil ditemui pada Senin (30/7/2018).

Ia menyesali bahwa beberapa keputusan wasit telah dinilai merugikan dirinya sendiri dan juga Semen Padang.

“Apabila wasit yang terlibat dalam pertandingan memiliki kinerja seperti itu, lantas bagaimana kami bisa mencetak gol,” tambahnya.

Pemain Semen Padang, Manda Cingi juga sangat menyayangkan atas sejumlah ketetapan wasit yang dianggap telah merugikan timnya, serta berpengaruh terhadap mental dari beberapa pemain Semen Padang menjadi lebih buruk.

“Beberapa pemain sangat mengikuti alur pertandingan dengan baik, tetapi ketetapan yang diberikan wasit dengan memberikan offside kepada Semen Padang memberikan pengaruh terhadap mental kami menurun seketika,” ucap Manda Cingi.

CEO Semen Padang yakni Rinold Thamrin akan tetap menghargai dan menghormati hasil kerja keras dan perjuangan semua pemain yang bertanding dan setelah menyaksikan apa yang berlangsung di lapangan.

“Saya selalu mengapresiasi atas suatu bonus walaupun mereka tidak memenangkan pertandingan. Mereka telah berusaha secara maksimal dan harus segera menghilangkan kekecewaan usai kekalahan yang didapatkan serta harus membalas hasil yang mereka dapatkan saat kami akan bertanding dengannya di Padang,” tutur Rinold Thamrin.

Rumor yang beredar bahwa Semen Padang akan (kembali) bertemu dengan lawan sebelumnya dimana pertandingan selanjutnya akan berlangsung di tempat asal mereka yakni di Padang, Sumatera Barat untuk menebus kekalahan yang mereka dapatkan, serta didasari kinerja wasit yang menyudutkan mereka saat bertanding dengan kekalahan 0-1 kemarin.