Partai Semifinal berikutnya akan tersaji dinihari nanti WIB antara Kroasia berhadapan dengan Inggris di Luzhniki Stadium. Meski lebih diunggulkan, The Three Lions patut waspada terhadap  Kroasia, pasalnya mereka belum pernah sekalipun merasakan kekalahan. Siapa pun yang menjadi pemenang dalam laga nanti, sudah ditunggu Perancis di laga Final.

Kroasia dalam Piala Dunia 2018 ini bukanlah tim kecil yang bisa dianggap remeh. Sejak fase grup, skuad asuhan Zlatko Dalic belum sekalipun meraih kekalahan. Bahkan saat berhadapan dengan tim besar dengan pemain terbaik didalamnya, Argentina, Kroasia sanggup mengatasi dengan skor telak 3-0 serta menjadi juara grup. Namun sayangnya sejak fase gugur, Kroasia sedikit mengalami penurunan performa. Dalam dua laga babak 16 besar dan Perempat-final, Kroasia memang lolos namun dengan hasil imbang selama 120 menit dan menang lewat adu penalti. Hasil ini sedikit menunjukkan Kroasia memiliki keberuntungan yang cukup besar.

Meratanya skuad Kroasia menjadi kekuatan Vatreni-julukan timnas Kroasia. Di lini tengah duet Ivan Rakitic dan Luca Modric sangat membantu lini depan yang diisi oleh Ante Rebic, Mario Mandzukic, dan Ivan Perisic. Selain itu, sebanyak delapan pemain berbeda berhasil mencetak gol selama Piala Dunia 2018 kali ini. Beralih ke sisi pertahanan, Kroasia harus lebih berhati-hati dalam melakukan intersep. Selain mengoleksi jumlah kartu kuning terbanyak dengan 12 kartu kuning, pemain Inggris juga lihai dalam memanfaatkan situasi bola mati.

Sementara untuk Inggris, “Football is Coming Home” semakin dielukan para suporter The Three Lions. Maklum saja kini mereka sudah semakin dekat dengan gelar juara setelah terakhir kali mereka dapatkan pada tahun 1966. Apalagi performa skuad Gareth Southgate sedang dalam performa terbaiknya semenjak kalah melawan Belgia di fase grup.

Ketergantungan terhadap striker Harry Kane sudah bisa teratasi sedikit demi sedikit oleh skuad Inggris. Di laga terakhir melawan Swedia, dua gol Inggris dicetak oleh Harry Maguire dan Dele Alli. Namun tetap ketajaman Harry Kane wajib diwaspadai Dejan Lovren dan kawan-kawan karena sejauh ini Kane masih menjadi pencetak gol terbanyak sementara. Bola mati Inggris pu tak kalah menakutkan, karena dari 11 gol yang tercipta, 8 diantaranya berasal dari situasi bola mati.

Kedua tim sudah bertemu sebanyak tujuh kali sepanjang sejarah, dengan Inggris unggul empat kemenangan berbanding dua kemenangan milik Kroasia. Di turnamen akbar mereka baru sekali bertemu yaitu pada Euro 2004 dimana Inggris menang 4-2.

Inggris sedikit lebih diunggulkan dalam laga nanti. Selain faktor tim besar, Kroasia juga sedang dalam kondisi yang tidak cukup prima pasalnya mereka dua kali harus melewati pertandingan selama 120 menit ditambah adu penalti. Kroasia juga harus kehilangan Sime Vrsaljko yang masih terkendala cedera lutut.